powered by ★bintangkwecil

Rabu, 11 Juli 2012

Killer

Setelah tuntas,
Entah kenapa berbekas
Meresap pelan, bergerilya ke depan
Dimana senapan?
Tembak saja tunas yang masih berkeliaran
Sebelum semua menjelma kesalahan

~aR~

Jumat, 22 Juni 2012

JANJI

Apa itu yang menyembul di bawah terik?
Bukankah dua kelingking tidak perlu lagi bertaut?
Tidak usah membicarakan janji
Sebab aku tahu hanya jelmaan maut

~aR~

HIDUP

Bergeraklah jika ingin bernafas. Hidup itu bukan hanya diam. Rangkul semesta agar tidak salah jalan, sebab takdir memiliki persimpangannya masing – masing. Hari ini adalah tikungan yang tersembunyi di kemudian hari. Banyak yang ingin mencari hari ini, layaknya harta karun. Banyak juga yang menyesali hari ini dan ingin lari. Ada yang berhasil pergi tapi ada juga yang terkaing – kaing karena hari ini terus membuntuti. Mereka semua menyebut hari ini adalah masa lalu di kemudian hari.
 
Hidup adalah tentang keberhasilan menjadi diri sendiri. Bukan menjadi ikan ketika berada di lautan. Bukan menjadi burung ketika di udara. Atau menjadi kingkong ketika berada di tengah manusia. Jadilah alien and be proud to be different.

~`aR~

Senin, 21 Mei 2012

SEMU

Kita itu semu
Satu masa pernah ada namun tiada
Jejaknya tidak bisa lagi diraba
Bukan tertutup kabut atau pun kabur
Memang tidak bisa lebur
Waktu mengurainya menjadi satu desahan nafas
Kita sudah menghelanya, tuntas

~aR~

Minggu, 15 April 2012

AIR PUTIH

Air putih itu sederhana
Dia tidak butuh warna untuk menjadikannya kaya
Dia tidak butuh pengakuan untuk membuatnya ada

Air putih itu tidak putih tapi jernih
Menjadikan kekeruhan itu memudar

Air putih itu tidak peduli dengan wadah
Baginya semua sama

Air putih itu...
Kesederhanaan dan kejernihan yang pernah aku kenal

PS : Untuk sahabat yang pernah "ada"


~`aR~

Jumat, 30 Maret 2012

BERLALU


Luruh, merapuh jauh
Lagu membiru sendu
Berganti jingga merekah senja
Dan aku pergi dalam satu hela

Apalagi yang bisa kau eja
Lebur dalam kesumatnya dendam
Hanyut dalam pesonanya nafsu
Ragu ketika segalanya beradu

Aku masih bisa merasakan tanyamu
Menggelayut dalam ketidakpahamanmu

Aku pergi dulu
Mungkin sudah selesai tugasku

~`aR~

Kamis, 24 November 2011

Bersabar dalam Kesesakan

Roma 12 : 12

Point dari ayat di atas adalah : Sabarlah dalam KESESAKAN.

Sabar dalam hal ini artinya di saat kita tidak bisa tahan lagi, masih bisa mau tahan 1 x lagi dan seterusnya.
Hidup di dunia ini seperti berjalan di padang gurun. Bahayanya, di padang gurun banyak sekali ‘fatamorgana’. Ketika haus dan rasanya sudah tidak sanggup, kadang kita seperti melihat mata air. Namun, ketika kita mendatanginya, mata air itu tidak ada. Fatamorgana. Begitu juga di dunia, apapun yang dunia tawarkan itu hanya fatamorgana. Dunia bisa membuat orang kaya, terkenal, mempunyai jabatan, bahkan di dunia pun bisa mengadakan ‘mukjizat’. Misalnya, orang miskin mau kaya, datang ke dukun. Hanya dalam waktu sekian lama, orang ini bisa berubah hidupnya menjadi kaya. Tentu saja dengan mematuhi aturan yang ditetapkan mbah dukun. Hebat bukan? Apa Anda mau menjadi orang kaya sepert itu?

Banyak hal dunia bisa lakukan, tetapi ada 1 yang tidak bisa, yaitu DAMAI SEJAHTERA.
Tuhan sanggup memberikan apa yang dunia tidak bisa berikan :
Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. (Yohanes 14:27)

So, kalau Tuhan bilang Sabarlah dalam kesesakan itu artinya memang akan ada kesesakan. Tuhan sudah memberitahu kita dalam ayat ini. Pasti pernah ada kesesakan dalam hidup kita. Percaya saja, pertolongan Tuhan tidak akan pernah terlambat kalau disesuaikan dengan waktu Tuhan.

Jika ingin melihat mukjizat, ijinkan Tuhan membawa kita ke dalam situasi apapun karena dia tidak pernah membiarkan kita sendiri.

~`aR~