powered by ★bintangkwecil

Kamis, 30 April 2009

DERMAGA

deRmaga
Ada yang aneh, tepat ketika aku selesai menulis “ABOUT FRIENDSHIP”. I found them. Bukan. Tepatnya, meReka kembali ke duniaku (kaRena aku ga ada tenaga untuk mencaRi meReka). MeReka kembali beRLabuh di deRmaga yang khusus aku bangun untuk meReka.
 
BeRbagai ceRita meReka bagi. Ada yang menemukan pulau baRu untuk meReka tempati. Ada yang beRtemu dengan badai dan meReka sempat gentaR. Ada yang teRombang ambing di tengah lautan tanpa tau aRah. Ada yang menemukan deRmaga - deRmaga lainnya. Ada yang ketagihan beRLayaR di jaluR - jaluR baRu. Banyak banget pengalaman yang meReka bagi. It's so complicated. Dan aku hanya mengangguk kecil dan teRsenyum. TeRLalu banyak ceRita yang aku dengaR, aku ga bisa menghapal tiap detilnya. Satu hal yang sangat aku ingat, tidak ada satupun pengakuan bahwa meninggalkan deRmagaku menjadi saat - saat yang sulit. Itu pun aku yakini kebenaRannya.

DeRmaga yang selama ini aku bangun, didesign dengan arsitektuR beRgaya klasik kontempoReR, peRpaduan beRbagai tema; ERopa, joglo, modeRn-minimalis, timuR tengah, dengan nuansa Romantisme latin, guRun pasiR, kebekuan benua aRtik, dan petualangan Rimba aRizona. It's need full attention, full poweR and gReat idea to build it. Aku pikiR dengan deRmaga yang so complicated loyalitas meReka teRhadap deRmagaku bisa semakin kuat. Aku pikiR itu semua bisa menahan kepeRgian meReka. 

DeRmaga ini tetap teRLalu luas untuk aku dan pikiRanku. Kalau pun saat ini deRmagaku cRowded, aku tau ini semua hanya sementaRa. Aku sudah teRbiasa dengan endingnya yang tidak peRnah sesuai dengan ceRita dongeng dengan kalimat khasnya :
HAPPILLY EVER AND AFTER
Aku tau, tapi saat ini aku tidak peduli. Aku hanya ingin menikmatinya selagi masih bisa. Aku hanya mau menikmatinya sebelum meReka kembali beRLayaR. Aku hanya mau menikmatinya untuk saat ini. Dan aku tidak peduli dengan 'sesudah'nya. Thanks God foR the miRacles. The day is so beautiful. I can suRvive foR this time.

~`aR~

Selasa, 28 April 2009

ABOUT FRIENDSHIP

They said, fRiendship is so beautiful
Like the sunshine gives smile to the woRLd
They said, fRiendship is so delicious
Like the cakes by well cooked
They said, fRiendship is so cute
Like the baRbie with pink dResses
They said, fRiendship is so melodious
Like the tones in haRmony
They said, fRiendship is so deep
Like the Dead Sea
They said, fRiendship is expensive
Like the pRestige of Royal Kingdom
They said, fRiendship is so peRfect
Like the chRysalis be a beautiful butteRfly

But, I can’t believe of what they said
The tRuth, fRiendship is huRt me
As the shaRp knife scRatched my body
The tRuth, fRiendship can destRoy me
Like the huRRicane disasteR
The tRuth, fRiendship can bReak me
Like the twig that was stepped by the foot
The tRuth, fRiendship is so daRk
Like the night without the moon and staRs
The tRuth, fRiendship isn’t ReaL
Like the nightmaRe in my sleep
Like the faiRytale that often was heaRd by me duRing still was child
The tRuth, fRiendship is nothing
Because I always alone when I need someone to help me
To solve eveRy pRoblems oR just to shaRe my mind
TheRe is nothing

Just me and my self

~`aR~

Senin, 23 Maret 2009





BebeRapa haRi eneRgi sepeRti teRkuRas. Jika meneRapkan Rumus Einstein E = MC 2, maka dapat dipeRoleh alasan mengapa eneRgi teRkuRas. Alasannya benda beRgeRak semakin cepat dan masa semakin kecil. 


Benda meRupakan waktu dan massa bisa dipadankan dengan masalah.


Waktu memang teRasa cepat beRgeRak. Detik, menit, jam hingga tahun. Satu tahun. Waktu yang sehaRusnya cukup untuk belajaR, beRadaptasi, meRaih dan menggenggam. Waktu yang sehaRusnya bisa meRubah nothing menjadi something. Waktu mungkin beRgeRak teRlalu cepat untuk membawa peRubahan. Kepompong belum beRubah menjadi kupu-kupu, beRudu belum beRubah menjadi katak, teloR belum menetas menjadi ayam. Banyak detail dalam setiap babak yang tidak "sempat" teRsentuh. It;'s veRy fast until many dReams not Realize. Duniaku membeku dalam satu titik. STAGNASI.


Manusia selalu hidup dalam masalah, sepeRti paRasit yang selalu menumpang hidup pada inangnya. Hal yang aku yakini adalah manusia dan masalah mempunyai hubungan yang disebut simbiosis mutualisme. Hubungan timbal balik yang saling menguntungkan kedua belah pihak. Masalah dapat hidup dan beRkembang dalam dunia manusia, sedangkan manusia akan mendapat hikmah di balik setiap masalah.  Hanya saja, teoRi ini beRlaku bagi manusia "sehat", dalam aRtian tidak buta mata hatinya, open minded, mempunyai fighting spiRit, tidak picik dan satu lagi yang paling penting : beR-IMAN.





Sesungguhnya iman tanpa peRbuatan adalah mati.



Masalah menjadi faktoR teRkuRasnya eneRgi kaRena dapat menyita peRhatian 2 unsuR penting dalam tubuh; otak dan hati. Elemen penting yang dapat menghasilkan pRoduct beRmeRk CAPEK.



Ada masalah yang begitu Ringan hingga out way mudah ditemukan. Akan tetapi, tidak sedikit masalah yang mengendap di lempengan otak hingga meninggalkan bekas beRupa keRak. Sulit menghilangkan jejaknya. Jalan keluaR Rasanya lenyap. Masalah jenis ini sanggup membuat kita meRasa buta, beRpijak tidak pada tempatnya, beRucap dengan nada yang sama sekali tidak beRiRama. SepeRti beRjalan tanpa cahaya. Gelap.


Based on E=MC2, massa dapat diubah menjadi eneRgi dan eneRgi dapat diubah ke massa. So, masalah pun sebenaRnya bisa diubah menjadi eneRgi. EneRgi untuk melakukan hal – hal yang mungkin mustahil dilakukan ketika masalah itu tidak ada. Hal – hal positif/negatif teRgantung awaReness setiap individu. Contoh hal yang negatif; melepaskan diRi daRi Tuhan, mengakhiRi hidup, melakukan tindak kRiminal, beRsahabat dengan psikotRopika, intinya wellcome the daRkness. Contoh hal – hal yang positif yang bisa dilakukan; beRtobat, kembali ke jalan yang benaR, menyelesaikan pekeRjaan – pekeRjaan yang teRbengkalai agaR nantinya dapat  fokus teRhadap masalah yang sedang dihadapi.
Massa tidak akan beRpengaruh lagi jika kecepatan sudah beRada dalam kecepatan cahaya, sehingga massa tidak dapat diabaikan. Jadi jika waktu, kecepatannya sudah beRada dalam kecepatan cahaya, masalah itu tidak akan beRpengaRuh lagi. Kecepatan cahaya dapat diaRtikan sebagai tingkat iman yang tinggi, kebijaksanaan di atas Rata - Rata.

BebeRapa point yang dapat diambil daRi Rumus E = MC2 ;
1. Ambil hikmah daRi setiap masalah agaR eneRgi tidak teRkuRas habis.
2. BeRat daRi setiap masalah teRgantung point of view setiap individu.
3. Menjaga iman meRupakan the best way to keep the eneRgy and to solve eveRy pRoblems.


~`aR~



 




Kamis, 12 Maret 2009

PASSPORT


Finally, dipanggil juga ke kantoR ImigRasi. Masih belum sembuh banget, tapi betteR-lah. kemaRen udah dibela – belain tiduR cepat biaR mata ga bengkak....Hehew...PeRjalanan ke KantoR ImigRasi JakaRta TimuR tidak teRLalu lancaR. MeneRobos ujan. MampiR ke SudiRman untuk uRusan visa gRoup.
Jauh juga Jakpus – Jaktim. cRowded juga. Sesi foto ga beRasa, sesi wawancaRa ga kalah kilatnya. Coba ada teRobosan baRu, foto paspOR kaya foto studio dengan expResi bebas, bukannya foRmal kaya oRang bikin SIM.

Sedihnya lagi, ga bisa dapat paspoR seRi “R”.

Banyak yang mempeRtanyakan kenapa haRus R? Alibiku, sesuai logo peRusahaan dimana aku bekeRja sekaRang (alibi palsu). Dan efek sampingnya, Rekan – Rekan sejawat jadi mengambil kesimpulan aku gila kaRena begitu cintanya aku teRhadap peRusahaan. Yeah... I Loph my job. I loph my office. Walaupun ga dapat seRi R, paling ga dapat nomeR yag lumayan oke....Hihihihi....

`aR~

Senin, 09 Maret 2009

LEMBANG



Lembang.
Tujuan utamaku. Suatu tempat yang bikin aku inteRest banget dengan Bandung. SebenaRnya, pengen ke Bosha Cuma ga bisa, timingnya ga pas. Finally, ke KaRmel. MeneRobos dinginnya Bandung dengan basah kuyup.

Sata kata : GREAT !!!

Butuh shock teRaphy, melakukan long vacation dan sampailah di lembah KaRmel. BenaR – benaR jalan yang DIA tunjukkan susah diceRna. sebeRapa kuatnya kita menjauh, DIA selalu mempunyai caRa untuk mendekatkan kita lagi. Memang, kita tidak peRnah bisa sembunyi dari-Nya. Dan tidak sehaRusnya kita laRi ataupun beRsembunyi daRi-Nya. Setiap kekalutan kita, sehaRusnya diseRahkan kepada-Nya. Dia selalu meneRima kita dalam keadaan apapun.

~`aR~

Minggu, 08 Maret 2009

BANDUNG I'M COMING (1)



Planning haRi ini emang vacation ke Bandung. CaRi-caRi shock teRaphy coz sabtu udah nonton baReng tapi belom oke juga kondisi kejiwaanku (hihihihihi). Ini peRtama kalinya ke Bandung sendiRian dan dengan lugunya caRi tiket ke Stasiun Kota. Salah banget. Ga ada keReta bisnis / eksekutif, Cuma ekonomi. Kesalahan ini menjadi opening pengalaman yang teRLupakan teRjadi (pengalaman konyol tepatnya).

Singkat kata, ada oRang yang baiiikkk bgt nawaRin nganteR ke GambiR, dibeliin tiket ke GambiR pula. Dan kesialan itu teRjadi. Mulai daRi dapat keReta yang GA BGT, dituRunin bebeRapa meteR sebelum stasiun. Huh... saking stResnya aku take a photo. Monas. Lumayan juga. Mulai daRi titik itu sampai pintu keReta PaRahayangan, dengan tiket yang susah payah aku dapatkan bebeRapa menit sebelum keReta beRangkat, penuh dengan kalimat-kalimat yang susah diceRna. Kalimat yang keluaR daRi mulut oRang asing itu.
Saat – saat sepeRti ini, ada untungnya punya sifat cuek dan ‘galak’. Aku bisa membiaRkan oRang itu beRkata semaunya tanpa peRLu dimasukkan ke dalam hati. Selain itu, aku juga bisa bilang dengan tegas (pada akhiRnya) : TIDAK ! TIDAK ! TIDAK !!!

Do you believe love at the fiRst sight?

Mungkin ada, tapi kalau dilamaR pas peRtama kali ketemu? It’s veRy cRazy !
Apes...apes...apes...(bukan sepeRti ini yang aku impikan...Huh... I pRefeR jomblo aja deh, I think It’s betteR).

Bandung menyambut dengan hujan. Pedagang – pedagang di lapangan Gazibu kocaR kaciR dibuatnya. Genangan aiR benaR – benaR menghambat. Menggigil di depan gedung pos, teRus beRlanjuT sampe CikutRa. Huh ! Saat – saat sepeRti ini aku jadi kangen dengan kamaR kosku. kamaR yang selalu hangat menyambut kedatanganku. Hikz..!!!!

The last,
“Little wish on my little sisteR b’dHe;
Be a smaRt, stRong, and helpfull giRL. Wish U all the best my little giRL. Miss U. “

11.30 p.m

`aR~

Minggu, 01 Maret 2009

AN ARMY OF ONE




SeoRang petaRung sejati tidak boleh teRtangkap tanpa senjata. Senjata adalah apapun yang bisa digunakan sebagai senjata.

Kalimat itu mengajaRkan bahwa untuk beRtaRung “amat sangat” dibutuhkan SENJATA. Dan teRnyata aRti kata SENJATA tidak melulu identik dengan benda yang beRbahaya sepeRti; pistol, samuRai, pemukul bisbol, stick golf, gRanat, pisau, bom dan bla...bla...bla...SENJATA bisa beRaRti apa saja, dan aku teRbiasa menyebutnya KARTU AS (bukan beRmaksud iklan opeRatoR seluleRnya, Red). Begitu mudahnya hidup jika kita menggenggam KARTU AS. Kekalahan itu teRasa begitu jauh.

Kekalahan meRupakan konsekuensi untuk meRaih kemenangan. pRibadi pemenang selalau siap untuk sebuah kekalahan.

Kekalahan bukanlah sesuatu yang peRLu dikhawatiRkan, bahkan ditakuti. justRu untuk memiliki pRibadi pemenang, kuncinya adalah Ramah teRhadap kekalahan. Kita haRus peRcaya kalau kekalahan adalah saRana untuk menang selanjutnya.

Apabila di ambang kekalahan, petaRung sejati memang sehaRusnya beRsama dengan SENJATA. Paling tidak dengan SENJATA di tangan membuktikan usaha sudah dilakukan. Lantas, timbul peRtanyaan, ada yang salah dengan SENJATA yang dimiliki?
Apa kuRang canggih?
Apa kuRang kuat?
Apa kuRang banyak?
Mungkin saja sepeRti itu, tapi mungkin juga bukan.
BeRceRmin.
IntRospeksi.
Apakah senjata teRSebut sudah digunakan dengan benaR dan semestinya? Jangan sampai SENJATa makan tuan.
Ada istilah what goes aRound comes aRound (sepeRti lagu Justin TimbeRLake dengan judul yang sama). Bahasa simpelnya K-U-A-L-A-T. SENJATA haRus dijaga dengan benaR agaR tidak menjadi bumeRang (bumeRang juga SENJATA, kan? *bingung).
Ya, intinya, untuk menjadi pemenang tidak haRus mengalahkan oRang. Menang adalah membantu oRang lain untuk menang. So, beRbahagialah di setiap peRtandingan.

~`aR~